Home | 2017 | June

Monthly Archives: June 2017

Babakan Ciwaringin, Desa dengan Puluhan Pesantren

Oleh : Mahmudah, Lc Penulis adalah alumnus International University of Africa, Khourtum Sudan. Bumi pesantren Babakan adalah sebuah hamparan perkampungan pondok pesantren yang terbentang luas di sebuah desa bernama Babakan. Tak kurang dari 30 pondok pesantren putra dan putri berada di desa ini. Secara administratif, desa ini berada di wilayah kecamatan Ciwaringin kabupaten Cirebon propinsi Jawa Barat. Sejak berdirinya pada ...

Read More »

Bakiak Kiai Abbas Buntet

Bakiak, sandal yang terbuat dari kayu, mungkin terkesan kuno dan ketinggalan jaman. Seseorang jarang menggunakannya dalam acara penting. Bakiak lebih banyak dipakai untuk alas kaki di kamar mandi, atau untuk digunakan untuk santai di sekitar rumah. Namun berbeda dengan Kiai Abbas Abdul Jamil, beliau malah menggunakan bakiak dalam peristiwa-peristiwa penting, sebut saja ketika berlangsungnya perang 10 November 1945. Sejak keberangkatannya ...

Read More »

Asrorun Niam: Media Sosial Untuk Silaturahim dan Perkokoh Persatuan

Jakarta, NU Online Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, H Asrorun Niam Sholeh mengajak masyarakat bisa memanfaatkan media sosial untuk mempererat tali silaturahim dan memperkukuh persaudaraan kebangsaan. Menurutnya, silaturahim pada momentum Idul Fitri menjadi lebih mudah di era media sosial sekarang ini. a�?Media sosial semestinya digunakan untuk hal-hal yang positif seperti mempererat tali silaturahim dan memperkukuh persaudaraan kebangsaan terlebih di ...

Read More »

KH Wahab Chasbullah Penggagas Istilah a�?Halal Bihalala�?

Penggagas istilah “halal bi halal” ini adalah KH Abdul Wahab Chasbullah. Ceritanya begini: Setelah Indonesia merdeka 1945, pada tahun 1948, Indonesia dilanda gejala disintegrasi bangsa. Para elit politik saling bertengkar, tidak mau duduk dalam satu forum. Sementara pemberontakan terjadi dimana-mana, diantaranya DI/TII, PKI Madiun. Pada tahun 1948, yaitu dipertengahan bulan Ramadhan, Bung Karno memanggil KH Wahab Chasbullah ke Istana Negara, ...

Read More »

Mengapa Menggunakan Istilah Halal bi Halal ?

Grobogan, NU Online Salah satu ciri khas Idul Fitri di Indonesia adalah tradisi anjang sana ke sanak saudara atau biasa dijuluki dengan istilah a�?halal bi halala�?. Namun, tahukah anda mengapa masyarakat pada umumnya menggunakan istilah tersebut. Padahal, inti dari tradisi tersebut adalah saling memohon maaf? Mengapa tidak memakai padanan kata maaf berbahasa Arab: Al-‘afwu bil afwi atau maghfirotan bi maghfirotin, ...

Read More »

Makna Silaturrahim dalam Sabda Nabi Muhammad SAW

Silaturrahim merupakan salah satu agenda utama di momen Idul Fitri atau Lebaran untuk berkunjung ke keluarga, sanak saudara, tetangga, dan masyarakat dalam tradisi Muslim di Indonesia. Bahkan untuk tujuan menyambung tali kasih ini, masyarakat berbondong-bondong pulang kampung atau mudik setiap tahunnya. Selain agenda utama, silaturrahim secara syariat juga merupakan amalan utama karena mampu menyambungkan apa-apa yang tadinya putus dalam relasi ...

Read More »

Ribuan Umat Islam Hadiri Open House Habib Luthfy bin Yahya

Pekalongan, NU Online Ribuan umat Islam asal Pekalongan dan sekitarnya sejak pagi memadati Gedung Kanzus Sholawat yang terletak di Jalan dr Wahidin Pekalongan, Senin (26/6). Mereka menghadiri kegiatan open house Habib Muhammad luthfy bin Yahya yang digelar setiap tanggal 2 Syawwal. Pada agenda rutin tahunan itu Habib Luthfy memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin bertemu dengan beliau. Pasalnya, di tengah ...

Read More »

Ucapan Selamat Lebaran Gaya Tahun 40-an

Redaksi majalah Berita Nahdlatoel Oelama (selanjutnya BNO) memfasilitasi pembaca untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri tahun 1359 Hijriyah atau Oktober 1940. Redaksi memfasilitasi ucapan tersebut sebanyak empat halaman ekstra 16 A, B, C, D. Ucapan selamat disampaikan pengurus NU baik secara organisasi maupun pribadi, Ansor Nahdlatoel Oelama (ANO) sekarang Gerakan Pemuda Ansor sampai lembaga pendidikan NU. Juga warga umum ...

Read More »

Banser Lagi Banser Lagi

NU BOGOR TIMUR -A�Oleh : Vinanda Febriani Heran aku Banser lagi yang jadi pusat perhatian Malem-malem gini jaga PAM sendirian Apa nggak capek gitu ngePAM seharian? Kalau aku sih, mending kumpul sama teman-teman Pulang lah sana kau Banser Lihat tuh, anak dan isterimu menunggu Lihat tuh keluargamu pada rindu Menunggu kepulanganmu Tapi kenapa kau tak kunjung pulang juga? Alasanmu sangat ...

Read More »

Tafsir Darul Islam Menurut NU

Dalam gerak dan pikirnya, para kiai dan santri mampu mensinergikan antara agama dan nasionalisme, terutama ketika KH Muhammad Hasyim Asya��ari (1871-1947) memfatwakan bahwa agama dan nasionalisme tidak bertentangan. Mereka adalah dua entitas yang dapat saling memperkuat bangunan kebangsaan dan kenegaraan apapun perbedaan suku, agama, dan ras. Kiai Hasyim Asya��ari menyadari betul bahwa Indonesia terdiri dari berbagai macam identitas kemajemukan. Kekayaan ...

Read More »