Home | Kegiatan | Berkah Ramadhan Bersama LAZISNU Jawa Barat Berbagi 1438 Bingkisan

Berkah Ramadhan Bersama LAZISNU Jawa Barat Berbagi 1438 Bingkisan

Momentum bulan suci Ramadhan selalu menjadi magnet umat muslim untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Ikhtiar yang dilakukannya pun tentunya sangat beragam; ada yg memperbanyak khataman Al-Quran, shalat Qiyāmu al-lail, memperbanyak shadaqah, serta amalan-amalan ibadah lainnya.

Momen ini dimanfaatkan oleh LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah) Jawa Barat sebagai salah satu lembaga di lingkungan PWNU Jawa Barat mengadakan kegiatan “BERKAH RAMADHAN BERSAMA LAZISNU JAWA BARAT (Berbagi  1438 Bingkisan, Pembuka Amal Seribu Bulan)” bertempat di Masjid PWNU Jawa Barat pada hari Rabu kemarin (21/06/2017). Dalam momen yang mulia ini LAZISNU JABAR tidak mau menyia-nyiakan untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut ketua panitia Jalaluddin, kegiatan ‘LazisNU Berbagi’ untuk kepengurusan periode 2016-2021 sebagai kegiatan perdana untuk memulai menghidupkan serta mengembangkan LAZISNU Jawa Barat menjadi lembaga yang profesional, kompetitif serta modern. Oleh karena itu, Jalal mengucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya kepada semua pihak yg sudah terlibat dalam mendorong serta mensukseskan kegiatan ‘LazisNU Berbagi’ terutama para donatur yg sudah memberikan kepercayaan, baik perusahaan, yayasan maupun perorangan.

Acara dibuka oleh Ketua LAZISNU Jawa Barat, Dr. Abdulah Syafe’i, M.Ag. Ketika membuka acara ini, Abdullah menyatakan “bahwa kegiatan LAZISNU BERBAGI ini sejatinya menjadi agenda tahunan dengan terus meningkatkan baik secara kuantitas maupun kualitas dari jumlah bingkisan tersebut”. Lebih lanjut Abdulah berharap para mustahiq yg hari ini sebagai penerima bingkisan, untuk tahun berikutnya sudah beralih menjadi para muzaqqi.

Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Pengurus Harian PWNU Jawa Barat, dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Sekretaris PWNU Jawa Barat KH. Ahmad Dasuki bahwa kegiatan yang dilakukan oleh LAZISNU ini dipandang sebagai kegiatan mulia yang meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khairu al-nās anfa’uhum li al-nās, sebaik-baiknya manusia adalah mereka yg bisa memberi manfaat kepada manusia lainnya. (Jalaluddin, Ketua Panitia ‘LazisNU Berbagi’/ Pengurus LAZISNU Jabar)

hilfe bei bachelorarbeit deutschschreiben.de